KONI Kota Blitar dan IMI Beri Dukungan Penuh, Langkah Awal Pembinaan Atlet Mini 4WD Kota Blitar
BLITAR | Penajatimsatu.com – Olahraga Mini 4WD (Tamiya) di Kota Blitar mulai menunjukkan arah sebagai cabang olahraga prestasi. Hal itu ditandai dengan hadirnya KONI Kota Blitar dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Blitar dalam kegiatan Cangerace Mini 4WD STB Up yang digelar di Microphile E5port Arena, Jalan Melati No. 39, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Minggu (2/8/2026).
Kehadiran kedua organisasi olahraga tersebut menjadi angin segar bagi komunitas Mini 4WD yang ada di Kota Blitar yang selama ini berkembang dari sekadar hobi menjadi olahraga kompetitif dengan potensi melahirkan atlet berprestasi.

Humas Jamaah Tamiya Bajatar, Dimas Riza Praditya, mengatakan komunitas Mini 4WD di Kota Blitar lahir dari kecintaan para penghobi Tamiya sejak masa kecil. Kini, semangat tersebut berkembang menjadi tekad untuk mencetak prestasi.
"Sebagian besar dari kami sudah mengenal Tamiya sejak kecil. Kini kami ingin mengembangkan hobi ini menjadi olahraga yang berorientasi pada prestasi," ujar Dimas.
Menurutnya, perkembangan Mini 4WD di Kota Blitar cukup pesat. Tiga komunitas aktif, yakni STB Up, Damper Style, dan STO, rutin menggelar latihan bersama setiap bulan yang dikemas layaknya open race dengan regulasi STBF 2026 sebagai persiapan menghadapi kejuaraan resmi.
Latihan bersama tersebut juga diikuti racer dari berbagai daerah, seperti Blitar, Malang, Tulungagung, Nganjuk, dan Kediri, menandakan antusiasme pecinta Mini 4WD di Jawa Timur terus meningkat.
Dimas menyambut baik dukungan KONI Kota Blitar dan IMI yang mulai memberikan pendampingan kepada komunitas Mini 4WD.
"Harapan kami, Mini 4WD tidak lagi dipandang sekadar hobi, tetapi menjadi olahraga prestasi yang memiliki wadah resmi. Dengan pembinaan dan legalitas yang jelas, kami optimistis dapat mencetak atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Blitar di tingkat regional, nasional, hingga internasional," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Kota Blitar, Heru Santoso, yang hadir mewakili Ketua Harian KONI, menegaskan kehadiran KONI merupakan bentuk dukungan terhadap berkembangnya olahraga berbasis komunitas.
"Kami ingin melihat langsung perkembangan komunitas Jamaah Tamiya Bajatar sekaligus memberikan motivasi. Mini 4WD bukan sekadar hobi, tetapi sudah berkembang menjadi olahraga yang memiliki potensi melahirkan atlet berprestasi," ujar Heru.
Ia menjelaskan, Tamiya merupakan nama merek, sedangkan cabang olahraganya adalah Mini 4WD yang berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Karena itu, para pegiat Mini 4WD diharapkan segera memiliki legalitas organisasi agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Heru juga mengapresiasi prestasi salah satu racer Kota Blitar, Dimas, yang telah beberapa kali tampil di kejuaraan nasional dan dalam waktu dekat kembali berlaga di Yogyakarta.
"Mas Dimas memiliki potensi besar. Kami berharap ke depan atlet-atlet Mini 4WD bisa tampil membawa nama resmi Kota Blitar melalui pembinaan yang terstruktur," katanya.
Di tempat yang sama, Ketua Bidang Olahraga IMI Kota Blitar, Deddy Nurdiansyah, memastikan pihaknya siap memfasilitasi legalitas komunitas Mini 4WD agar resmi berada di bawah pembinaan IMI.
"IMI Kota Blitar siap mewadahi komunitas ini agar hobi yang mereka tekuni berkembang menjadi prestasi. Proses pembentukan kepengurusan juga tidak membutuhkan waktu lama. Kami akan segera berkoordinasi dengan Mas Dimas untuk menyelesaikan administrasi," jelas Dedy.
Ia optimistis, dengan legalitas organisasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Mini 4WD akan semakin dikenal masyarakat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Blitar di berbagai ajang regional maupun nasional.
"Mini 4WD memiliki potensi besar. Kami mengajak generasi muda Kota Blitar untuk bergabung, mengembangkan kemampuan, dan bersama-sama membawa olahraga ini menuju prestasi yang lebih tinggi," pungkasnya.